Rabu, 11 Januari 2017

Geospatial Web Service (GWS) - GIS (PERTEMUAN KE-9)


LATAR BELAKANG

     Sebelum nya di blog putri sudah di jelaskan mengenai MapServer dan MapProxy dan Sistem Informasi Geografis. Sekarang putri akan membahas mengenai WebService nya. Dan bagaimana penggunaan web service pada data geospasial.
   Dalam mengolah data geospasial, diperlukan sebuah service untuk menjembatani antara server dan pengolah datanya. Hal ini sangat diperlukan karena data yang akan di akses setiap harinya merupakan data yang dinamis dan aplikasi yang membutuhkan data geospasial pasti membutuhkan update yang rutin yang tidak akan mungkin dilakukan pada sisi client. 

Pembahasan

        Web service adalah aplikasi sekumpulan data (database), perangkat lunak (software) atau bagian dari perangkat lunak yang dapat diakses secara remote oleh berbagai piranti dengan sebuah perantara tertentu. Secara umum, web service dapat diidentifikasikan dengan menggunakan URL seperti hanya web pada umumnya. 

      Geospatial Web Service (GWS) membantu pengguna menemukan, akses, dan kadang-kadang memanipulasi data yang menarik di web dinamis dari jaringan terdistribusi. GWS dirancang untuk mengumpulkan data sekali dan memperbarui atau mengeditnya secara real time. 

       Banyak pengguna GIS tidak mengikuti pengembangan alat dan standar yang memfasilitasi penciptaan dinamis GWS untuk mengakses data geospasial dan produk. Namun non-ahli sudah penggelaran GWS dibangun untuk SUN (Fischer 2009). Artikel ini berusaha untuk menjelaskan secara singkat layanan web pilih geospasial dan untuk memperkenalkan pembaca untuk pilihan demonstrasi dan alat-alat yang memungkinkan GWS interoperabilitas. Ini menggambarkan alat dan sumber daya yang berguna bagi mereka yang ingin membangun layanan geospasial mereka sendiri.

       Implementasi GWS, baik untuk geovisualizations, analisis spasial, ponsel, atau opsi geogrid, yang ditingkatkan oleh kolaborasi dengan konsorsium regional dan global (misalnya, Konsorsium Geospasial Terbuka (OGC), Open Source Geospatial Foundation (OSGeo), Open Grid Forum (OGF )), lembaga nasional, dan industri. OGC bekerja sama dengan spektrum yang luas dari pengguna. Banyak alat yang digunakan untuk menyediakan fungsionalitas GWS digambarkan sebagai adalah geoportals bahwa infrastruktur layanan data spasial (SDI) inisiatif, dan masyarakat ilmu ilmiah dan sosial.

     Untuk mengatasi hal tersebut, maka dikenal Web Service Geospasial. Dimana ditentukan sebagai standar web service oleh Open Geospatial Consortium (OGC).Sistem atau cara kerja Web Service Geospasial kurang lebih sama kerjanya dengan web service pada umumnya. Tetapi, ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan seperti :
a. Web Browser yang digunakan biasanya menggunakan : Open Layer, Leaflet       Js atau semacamnya.
b. Geoserver terdiri dari : WMS, WMTS, WCF, WFS.- Data Store terdiri           dari : Shapefile dan lain-lain. 


KESIMPULAN
Web service adalah aplikasi sekumpulan data (database), atau bagian dari perangkat lunak yang dapat diakses secara remote oleh berbagai piranti dengan sebuah perantara tertentu. 
Secara umum, web service dapat diidentifikasikan dengan menggunakan URL seperti halnya web pada umumnya. 
Web Browser yang digunakan biasanya menggunakan : Open Layer, Leaflet Js atau semacamnya.
Geoserver terdiri dari : WMS, WMTS, WCF, WFS.
Data Store terdiri dari : Shapefile dan lain-lain.


SARAN

BELAJAR YANG RAJIN.. SERING-SERINGLAH MEMBACA BUKU, ATAU ARTIKEL YANG BERGUNA SEPERTI INI.. OKEY ;)


DATA DIRI :
NAMA : PUTRI MENTARI ENDRASWARI
KELAS : D4 TEKNIK INFORMATIKA 3D
NPM : 1144083
POLITEKNIK POS INDONESIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar